Skip to main content

Komponen Kimia Sel Beserta Fungsinya

komponen kimia sel
Dari 92 elemen kimia yang ada di alam, 25 diantaranya menjadi komponen kimia sel. Akan tetaapi hanya 4, yaitu Karbon (C), Oksigen (O), Hidrogen (H) dan Nitrogen (N) yang membangun 96% dari struktur kehidupan. Elemen elemen kimia tersebut akhirnya membentuk molekul molekul yang kemudian menyusun sel dan yang terpenting adalah air dan karbon. Karbon ini sendiri kemudian akhirnya membentuk molekul molekul penting yang ada di menjadi penyusun sel yaitu karbohidrat, protein, lipid dan asam nukleat.

Air

Air merupakan komponen kimia sel yang paling penting. Sebagian besar sel dikelilingi oleh air dan 70 - 95% bagian dari sel dibangun oleh air. Mengapa air penting bagi kehidupan? Hal ini berkaitan dengan beberapa sifat air yang mendukung kehidupan seperti :
  1. Polaritas pada molekul air memungkinkan terbentuknya ikatan hidrogen.
  2. Air merupakan pelarut yang sangat baik.
  3. Air berperan penting dalam menjaga kestabilan pH melalui atom Hidrogen yang dimilikinya.
  4. Makhluk hidup sangat tergantung kepada sifat kohesi molekul air. 
  5. Selain itu, air juga berperan penting dalam menstabilkan temperatur bumi.

Karbon

Karbon merupakan komponen kimia sel dengan jumlah terbesar. Karbon merupakan tulang punggung molekul molekul makro yang berperan dalam proses kehidupan. Hal ini disebabkan oleh kemampuan atom atomnya untuk membentuk empat ikatan kovalen. Karbon juga dapat berikatan dengan karbon lainnya untuk membentuk rantai panjang dengan banyak cabang dan cincin.

Karbohidrat

Karbohidrat berfungsi sebagai sumber energi dan bahan pembangun struktur kehidupan. Karbohidrat adalah molekul yang disusun oleh karbon, hidrogen dan oksigen dengan rumus dasar CH2O. Karbohidrat yang paling sederhana adalah monosakarida yang dikenal sebagai gula sederhana. Disakarida adalah gula yang terbentuk dari dua monosakarida yang bergabung melalui proses kondensasi. Sementara polisakarida adalah polimer yang tersusun dari banyak gula sederhana.

Lipid

Lipid adalah senyawa organik yang sukar larut di dalam air. Hal ini disebabkan karena struktur molekul yang dimiliknya. Walaupun lipid memiliki beberapa ikatan polar yang berasosiasi dengan oksigen, sebagian besar lipid tersusun oleh hidrokarbon. Seluruh lipid (lemak dan minyak) tersusun dari karbon, hidrogen dan oksigen dengan rasio atom hidrogen dan oksigen lebih besar dari 2 : 1. Molekuk lipid yang netral tersusun dari satu gliserol dan dua asam lemak (trigliserida). Lipid memiliki bentuk dan fungsi yang sangat beragam. Kelompok terpenting lipid antara lain lemak, fosfolipid dan steroid.

Protein

Protein membentuk 50% dari berat kering sel dan merupakan komponen penting dalam hampir seluruh kegiatan makhluk hidup. Protein digunakan sebagai struktur penyokon, sebagai senyawa yang menyampaikan informasi ke bagian lain, untuk membantu pergerakan dan juga untuk pertahanan dalam menghadapi benda asing. Seluruh protein tersusun dari karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen dan kadangkala fosfor dan sulfur. Protein merupakan polimer yang disusun oleh kombinasi dari 20 asam amino.

Asam Nukleat

Bisa jadi asam nukleat merupakan komponen kimia sel yang paling vital. Hal ini dikarenakan asam nukleat berperan besar dalam proses penurunan sifat dan pembentukan berbagai protein. Terdapat dua macam asam nukleat penting yaitu DNA (asam deoksiribonukleotida) dan RNA (asam ribonukleotida). Nukelotida adalah molekul kompleks yang tersusun dari basa nitrogen, sebuah gula yang mengandung lima karbon dan gugus fosfat.

Comments